Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Beberapa Prediksi Fitur Tren Smartphone di Tahun 2018

Tak terasa sudah seminggu lebih kita memasuki tahun 2018. Banyak yang berpikir bahwa tahun kemarin merupakan puncak dari revolusi fitur smartphone. Semua vendor smartphone mengeluarkan fitur tren ciri khas yang seakan-akan mempresentasikan keunikan dari brand masing-masing.

Ada yang menawarkan layar bazel-less, ada yang menghadirkan cara baru untuk unlock handphone, meletakkan dua kamera belakang, dan sebagainya.

Kemudian timbul pertanyaaan, kira-kira fitur apa yang akan tren di tahun 2018?  Meninjau persaingan tahun kemarin, bisa kita prediksi kalau tahun 2018 ini, fitur yang dihadirkan akan lebih majemuk.


Beberapa Prediksi Fitur Tren Smartphone di Tahun 2018


Perusahaan smartphone dipastikan akan lebih mengembangkan fitur yang telah keluar di tahun-tahun kemarin. Bahkan mungkin juga fitur yang telah usang akan dihilangkan, seperti iPhone yang dengan beraninya menghilangkan home button di produk andalan mereka.

Fitur Keren Smartphone yang Bakalan Trending di Tahun 2018

Semakin sengitnya persaingan antar gadget, maka bisa dipastikan bahwa masing-masing vendor akan berusaha untuk meningkatkan fitur agar menjadi yang paling beda. Oleh karenanya banyak pengamat sudah bisa memprediksi fitur keren apa yang bakalan muncul di Tahun 2018, seperti:

1. Sensor Fingerprint Pada Layar


Tahun kemarin perusahaan Synaptics membuat kehebohan dengan mengumumkan bahwa akan mengeluarkan fitur sensor fingerprint yang bisa difungsikan di layar bazel-less. Walau banyak yang memprediksi jika fitur ini akan keluar perdana di iPhone X, nyatanya vendor Vivo yang pertama akan mendapatkankan fitur ini, diikuti oleh hp merk Honor.

Padahal, bisa dibilang Samsung-lah yang sangat membutuhkan fitur ini mengingat vendor ini mendapat banyak kritikan pedas setelah meletakkan sensor sidik jari di bagian belakang bodi handphone.


2. Face Recognition Berbasis 3D 


Masih ingat fitur 3D face recognition yang disematkan  Apple di iPhone X? yah bisa dibilang fitur ini akan semakin dikembangkan oleh Android. Kalimat terkenal “what Apple does today, Andoid does tomorrow” sepertinya akan kembali muncul ke permukaan. Perlu diingat kembali bahwa smartphone yang ada sekarang bisa eksis karena dipicu oleh keluarnya iPhone.

Flashback sedikit, pada tahun 2017 kemarin Apple meluncurkan iPhone X yang dibekali sensor 3D yang berguna untuk face recognition. Tak hanya itu, sensor ini juga memungkinkan pengguna dalam membuat live emoji yang sempat tren.

Bisa dipastikan bahwa android akan turut mengimplementasikan fitur ini pada handphone flagship mereka. Bahkan baru-baru ini, Honor mengumumkan bahwa mereka telah mengembangkan tekologi yang serupa. OnePlus juga dirumorkan akan mengadopsi fitur 3D face recognition.


3. Hardware yang lebih powerful


Satu kata yang diikuti angka sebenarnya sudah cukup untuk mendefenisikan tren hardware yang lebih powerful pada tahun ini yaitu Snapdragon 845. Yah, tahun ke tahun batas kekuatan hardware antara PC dan Smartphone semakin blur. Bahkan Bionic Chipset Apple A11 sudah lebih cepat dibandingkan MacBook Pro 2107 pada perhitungan benchmark.

Bisa dipastikan jika setiap tahun vendor terkenal akan menggunakan Chip terbaru Qualcomm pada handphone flagship, dan smartphone kelas menengah akan bergantung pada MediaTek. Rumornya, Smasung S9 dan Samsung S9+ akan menggunakan processor Snapdragon 845.

Selain berfokus pada processor, smartphone terkini juga diharahapkan mampu menyediakan storage yang lebih besar lagi. Dalam hal storage, Samsung masih yang paling unggul karena mampu support 512 GB.


4. Multiple Kamera


Tahun kemarin sedang tren kamera ganda yang diletakkan baik di depan maupun belakang bodi hp. Awalnya diperkirakan kalau fitur ini hanya akan disematkan di hp flagship saja. Nyatanya, Xiaomi dan Motorola turut menempatkan kamera ganda belakang bodi pada hp medium-end.

Maka berdasar fakta tersebut bisa dipastikan hp dengan kamera ganda pada 2018 ini akan banyak beredar bukan hanya di hp flagship. Bahkan banyak analis yang berpendapat jika tren kamera ganda ini akan terus berjalan pada tahun-tahun berikutnya.

Pasti banyak yang berpendapat bahwa fitur kamera ganda dibagian belakang maupun depan hp akan terasa konyol. Bukan hanya mengambil terlalu banyak space, tapi sebenarnya terasa mubazzir.

Sebenarnya satu kamera saja sudah cukup untuk menjalankan bermacam mode dalam pengambilan gambar. Hanya saja fitur bokeh mengubah segalanya. Mengingat tahun kemarin fitur bokeh menjadi primadona dikalangan pengguna gadget.

Bahkan saat ini telah berkembang rumor bahwa Huawei P10 akan menyematkan 3 kamera belakang. Masing-masing berfokus pada RGB, Monokrom, dan Zoom objek. Walau demikian sampai saat ini Google masih menolak menggunakan kamera ganda. Kita lihat saja bagaimana respon Google ke depannya.


5. Augmented Reality


Tahun 2017 kemarin merupakan pondasi dibangunnya teknologi AR. Apple mengeluarkan platform ARKit untuk iOS sedangkan Google mengeluarkan Platfom ARCore. Saat ini user Apple sudah bisa menikmati bermacam aplikasi dan game berbasis AR, sedangkan Google masih tertinggal.

Hanya saja bisa dipastikan jika kedua perusahaan raksasa ini akan berlomba dalam pengembangan AR ini. Google bahkan sedang mengembangkan Project Tango yang ambisius itu. Jika projek ini berhasil, hanya masalah waktu saja kita bebas mengunduh aplikasi dan game berbasi AR di Play Store.